Jumat, 05 Juni 2015

Ketika Merindu

Rindu. Sebuah kata yang dimiliki manusia, kadang menyiksa, kadang juga menjadi tanda bahwa kita mencintai. Ya, rindu. Aku akui aku rindu. Rindu membaca buku-buku akademikku, buku-buku berisi keilmuanku. Rindu berinteraksi dengan masyarakat. Berjalan jauh, disengat matahari, panas-panasan, di tolak sana sini bahkan d tatap sinis. Tak mengapa. Itukah tanda aku mencintainya?

Ah, deretan data-data yang begitu banyak. Aku merinduinya. Menyusun kalimat. Kalimat yang memberitahu seseorang tentang kenyataan yang aku dapat. Aku rindu. Sangat rindu. Akankah aku terbuai olehmu lagi, wahai yang aku rindukan?