Kamis, 07 Agustus 2014

Diantara yang mencinta

Ini sebuah kisah yang tiga orang manusia. Tiga orang yang di antaranya skenario Allah lah yang paling misterius. Kisah yang mungkin terlalu meanstream dan nyata.

Pada satu pertemuan biasa, dua insan bertemu pada kegiatan yang tidak biasa. Sebenarnya si wanita tak berniat mengikuti kegiatan tersebut. Ada aktivitas yang lebih penting diikuti dari itu. Tapi sang wanita terlalu memiliki rasa tidak enakkan, ia akhirnya ikut acara tersebut. Pertemuan pertama biasa. Pertemuan kedua semakin akrab. Hingga pertemuan dan obrolan selanjutnya menjadi tak pernah biasa. Tak terlewati satu hari pun sang pria menyapa sang wanita.

Kenangan demi kenangan pun tercipta. Kenangan yang tidak akan bisa di alami dengan yang lain. Mungkin hanya bisa di gantikan dengan yang lebih terindah dengan orang di depan. Puncaknya, ketika kedua insan tersebut di kondisikan hanya mereka berdua yang kenal diantara yang lain. Semua asing dan baru. Dua hari yang tak biasa. Hingga di penghujung bulan, sang pria mengungkapkan perasaan yang tak biasa. Akhirnya? Ketidaksiapan memang sangat menghinggapi keduanya.

Saat sedang merajut kesiapan.. Wanita terus berkelana. Mengenal siapapun yang bisa d kenalnya. Sang pria mencari pelampiasan. Beraktivitas sana sini. Hingga hinggap di sebuah bukit terpencil, mendidik. Bertemu orang yang tak terdua. Di kenal namun memunculkan sesuatu yang asing.

Setengaj tahun berlalu. Dan sang wanita pun tersadar. Sudah tak ada yang biasa di antara yang biasa dengan sang pria. Hingga sang pria berkenala ke negeri sebrang. Sang wanita mengajak orang tak terduga melakukan aktivitas menyenangkan, menggunakan peralatan sang pria. Saat itu orang yang tak terduga bersikeras menyimpan barang barang sang pria. Ingin memiliki barang barang sang pria. Sang wanita terperajat. Ia tanyakan pada sang pria, beri orang tak terduga atau teman terdekat? Orang tak terduga saja. Fix, ini muncul rasa tak biasa di antara mereka.

Setengah tahun kemudian, sang wanita mengajak sang pria berkelana ke negeri utara. Perkelanaan itu menjadi perkelanaan terakhir di antara kita, ujar dalam hati sang wanita. Entah, ia begitu yakin. Dan selanjutnya dia tak ingin ada pria itu lagi. Mungkin krna sebuah permohonan izin.Yup, itulah yang terjadi. Dan suatu hari nanti mungkin akan bercerita sejujurnya kepada sang pria, bagaimana orang tak terduga bersikap dan bersikeras  memiliki barang sang pria sudah sejak lama. Lama sebelum sang pria kembali pertama kali dari perantauan. Agar ia bisa menjauh tanpa di minta. Ketika diantara yang mencinta.

Sang wanita? Ia memiliki cerita sendiri. Cerita yang lebih tak terduga. Yang ia sendiri belum bisa ungkapkan. Cerita yang akhirnya masih di simpan sang skenario terbaik. Allah. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar